Tuesday, September 9, 2008

Rasa Auditor

Gimana ya rasa menjadi auditor itu...??? hmm.. tak semudah yang dibayangkan... auditor masa kini bukan lagi bisa petantang-petenteng mendatangi auditee... semua harus dalam kerangka PROFESIONAL...!! apalagi menjadi auditor eksternal bagi suatu lembaga semacam perusahaan..
yah, rasa auditor itu mulai kudapatkan, mungkin merasakan auditor yang belum kesampaian yah...
mendatangi unit kerja untuk mendapatkan data hasil temuan auditor eksternal apakah sudah ditindaklanjuti.. baru mendapatkan on job training di Departemen Litbang Manajemen, mau tidak mau harus memahami salah satu tugas Litbangmen sebagai management representative untuk menghandle sertifikasi ISO 9001, 14001, SNI, SMK3, OHSAS, ISPS Code. yang baru gue kerjakan baru untuk ISO 9001, 14001, SNI.. namanya juga verifikasi ke auditee, banyak yang lupa lah, belum sempatlah... nah di sinilah butuh ekstra sabar, harap maklum sajalah, rutinitas pabrik telah banyak menyita waktu mereka.
tapi, kegiatan verifikasi faktual di lapangan ini enjoy banget.. jadi lebih banyak tau masalah di proses pembuatan semen dan masalah sistem produksi.. so, syukur banget punya background teknik industri, bisa dengan cepat menganalisa permasalahan sistem...terkadang waktu verifikasi bisa kasih langsung saran untk di eksekusi.. clear jadinya temuan auditor eksternal dan bisa di closing...
teknik industri dan auditing memang tidak berhubungan secara langsung, kuliah dulu tidak ada yang namanya mata kuliah auditing. tapi metoda berfikir integratif sangat membantu sekali dalam memahami proses audit dan memahami permasalahan sistem... seperti Motto Teknik Industri, there is no best system, its only the better system. tidak ada sistem yang terbaik, tapi yang ada hanyalah sistem yang terbaik..
ada rasa teknik industri di Auditing n ada rasa auditor di sini. yang belum mungkin hanya bersama auditor...:)

Monday, September 8, 2008

Rasa Indonesia

hmm.. memasuki daerah baru yang ga pernah terbayangkan sebelumnya.. yah, perjalanan hidup melangkahkan kaki ini menuju tanah Sulawesi, Ribuan Kilometer dari Jambi, my Hometown... Tak ada satu Kebetulan.. semua adalah Sudah ditetapkan oleh ALLAH SWT...
Laju takdir memang tak satu orang pun yang bisa menahannya... terkadang bersama takdir pula harapan dan asa dipertaruhkan.. dan tak jarang pula harapan dan asa itu terwujud bersama kenyataan dan sering juga terhempas bersama kenestapaan...
Pangkajene, satu kota kecil di Sulawesi Selatan... melihat kontur geografisnya laksana melihat Pariaman nun jauh di sana di Sumatera Barat, Laut yang biru dengan hamparan sawah di pesisirnya serta perbukitan memanjang di penghujung datarannya... hanya saja perbukitan itu adalah perbukitan kapur yang luar biasa banyaknya... Alam pula yang menjadikan bentangan bukit kapur itu memanjang puluhan kilometer di bumi sulawesi selatan..
Di satu titik diperbukitan itu, di sanalah takdir ini telah digariskannya.. mencoba memberikan pengabdian terbaik untuk negara ini.. melalui pengelolaan aset vital negara di Timur Indonesia. PT. Semen Tonasa, menjadi tulang punggung laju pembangunan melalui produk semen yang menjangkau jalur distribusi seluruh kawasan Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua.. Ada Rasa Indonesia di sini.. wawasan kebangsaan yang termanifestasikan melalui kolaborasi indah untuk Bangsa Ini.. harus diakui, semen menjadi perekat bangsa ini.. Tanah Sulawesi melalui Semen Tonasa telah menjadi perekat Bangsa, Tanah dari bumi Ranah minang juga telah menjadi perekat bangsa melalui Semen Padang begitu juga Tanah dari Bumi Tuban dan Gresik menjadi perekat bangsa melalui Semen Gresik.. yah, itulah sinergi strategis yang dilakukan oleh Semen Gresik Grup, BUMN strategis milik bangsa yang dalam pengelolaannya pun harus ada semangat kebangsaan.. ada Rasa Indonesia di sana....Untuk Indonesia... Viva Indonesia...!!!